My Life Journey :
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

[Random] Cuplikan Refleksi Tokoh Idola


                    
Prof. Yohanes Surya Ph.D images

Secara diatas kertas dan kasat mata sudah sangat jelas perbedaannya. Antara saya dan Beliau Bapak Yohannes Surya masih terdapat gap yang sangat besar. Baik dari segi kematangan ilmu maupun pengalaman hidup. Karena semua itu tercapai dalam jangka waktu yang tidak singkat dan proses yang amat panjang. Secara persentase, kemungkinan besar saya masih < 0,01% perjalanan beliau, bahkan masih terlalu dini untuk mengklaim persentase tersebut.

Namun demikian, semangat yang saya miliki tidak kalah besar dibanding semangat yang beliau miliki. Semangat untuk mengharumkan nama orang tua, keluarga, kerabat dekat, bahkan untuk Negara tercinta, aamiin. Dalam dunia sosial, setidaknya ada kesamaan dalam hal keinginan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang-orang disekitar. Pastinya butuh waktu panjang untuk mendapatkan itu semua, dan hanya prinsip kuat yang dapat mengantarkan saya menuju ke sana. 


“Ketika seseorang yang kau sayangi menjadi bagian memorimu, itu adalah harta yang paling berharga” – Yohannes Surya.


Sebenernya Kemampuan Tiap Orang Itu Sama.. #Part1



Mumpung ada jeda menuju perang lawan fisika, kali ini ane mau ngebahas masalah pengaruh belajar efektif pada kemampuan seseorang. Ane yakin kalo sebenernya tiap orang itu punya kemampuan berpikir/otak yang sama, Allah Maha Adil kok.. cuman ya itu, semuanya tergantung usaha dan ikhtiar masing-masing. Bicara soal fisik, memang secara fisik orang terlihat beda/sangat berbeda.  Ada yang ganteng ada yang kurang ganteng, ada yang manis ada yang kurang manis. Cuman... nyatanya.. fisik itu hanya sebatas opini tiap orang. Mungkin sebagian orang berkata dia cantik.. dia ganteng.. dia kurang ganteng.. dia kurang cantik,  tapi sebagian lagi beropini lain. Yup, semua orang itu sebenernya terlahir sama secara fisik (cantik dan ganteng semua), namun hanya mereka (pria/wanita) yang tepat yang dapat melihatnya, cies wekeke
 

Back to topic.

Menurut ane, aslinya kemampuan otak/berpikir manusia itu hanya dipengaruhi oleh 3 faktor :
  1.        Usaha
  2.        Ikhtiar
  3.        Percaya dengan kemampuan yang dimiliki.

Dengan sedikit dukungan dari faktor genetik, dan bawaan lahir.

Yang pertama usaha, usaha dalam hal ini bukan berarti seseorang harus berusaha (belajar) tiap waktu. Fisik manusia kan gabisa dibohongi ya to, kodrat manusia bukan robot (ga bisa dicharge waktu lemes, ga bisa diservice waktu sakit, apalagi NON GARANSI). Tapi bagaimana mereka mampu memanfaatkan waktu luang yang ada secara 'efektif' dan 'effisien'. Efektif disini maksudnya adalah orang tersebut tidak dalam kondisi memikirkan hal lain/berada pada suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu berkonsentrasi dengan apa yang sedang ia hadapi. Sedangkan effisien disini maksudnya adalah waktu 'efektif' yang dia manfaatkan benar-benar termanfaatkan secara maksimal.

Misal ente diberi uang 1T dan HANYA bisa dimanfaatkan dalam waktu 1 menit sedangkan posisi ente ada di antara mall dan panti asuhan (dengan catatan uang sisa harus dikembalikan). Lumrahnya pasti ente akan langsung capcus ke mall buat belanja kan? Tapi inget, sampai di mall kalian akan kehilangan waktu hanya untuk mengikuti nafsu kesana-kesini (mau buat beli apa ya? Beli apa ya? Beli apa ya?) yang berujung waktu yang tersedia habis, itu asumsi terburuknya. Asumsi yang rada lumayan baik, misal ente-ente sempet beli sesuatu (misal habis 1jt), batin ente akan kerasa tertekan meskipun secara fisik ngga. Wajarnya, di umur ente yang tersisa, ente akan ditekan oleh bayang-bayang uang 999.999.999.999 juta rupiah yang angus karena ngga bisa dimanfaatin dulu wk.
Beda kalo 60 detik tadi dimanfaatin buat mendonasikan uang yang diterima ke panti asuhan. Bayangin uang segitu bisa buat anak yatim piatu sampe ribuan turunan, ngga cuma sampe turunan ke-7 doang. Secara fisik/lahiriyah mungkin ente akan sedikit menyesal, tapi secara batiniyah ente akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa (amal jariyah bos). Ente akan idup tenang karna uang tadi bisa dimanfaatkan sepenuhnya, apalagi buat harkat hidup orang banyak. Cuman orang begini nih yang jarang ditemui wekeke 


  Back to topic again.

Dengan memanfaatkan setiap kondisi yang ada dengan efektif, hasil yang didapat akan menciptakan kurva positif (dari kiri bawah ke kanan atas) kalo digambarkan dengan grafik.
Bicara soal kemampuan otak yang merupakan ide pokok artikel ini, ane punya tetangga-tetangga yang bisa dikatakan super dewo. Entah gimana cara mereka memanfaatkan waktu luang yang ada dengan maksimal. Gimana ngga penasaran, ada yang bisa dapet emas nasional (entah udah dapet berapa),  ada yang dapet perak internasional, IP 4, IP 3,94  dsb.
Setelah ditelusuri, ternyata mereka-mereka itu bener-bener memanfaatkan waktu yang ada secara efektif dan semaksimal mungkin.

Contohnya, 

Tabel Penggunaan Waktu Para Pelajar



Ane tekankan lagi, waktu belajar yang ada di tabel diatas merupakan waktu efektif.
Efektif disini maksudnya adalah orang tersebut tidak dalam kondisi memikirkan hal lain/berada pada suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu berkonsentrasi dengan apa yang sedang ia hadapi.

Ini dia grafiknya. (maaf ancur) 

Grafik Lamanya Waktu Belajar

Jadi semakin besar sudut yang dibentuk kurva dengan garis horizontal, semakin jauh jarak yang mereka tempuh.

Contoh sederhananya.
Misalnya kita anggap 1 jam belajar = 1 km
Jadi dalam 1 tahun si G akan menempuh jarak :   
365,25 x 7,5 x 100 = 2,74125 x 10^6 meter
sedangkan si A 
365,15 x 4,5 x 100 = 1,643625 x 10^6 meter 
Selisih jarak diantara keduanya 
2,74125 x 10^6 meter - 1,643625 x 10^6 meter  
= 109,7625 km ! 
Jadi, setiap tahun si A akan tertinggal sejauh 109,7625 km ! Padahal 1jam diwakilkan dengan 1 km, jadi si A perlu belajar +- 110 jam lagi untuk mengejar ketertinggalan. Atau dalam kata lain, dengan intensitas belajar/hari yang sama seperti biasanya. Si A tertinggal 24,4 hari !

Kalo digambarkan pake peta dengan starting point yang sama (kebumen) ke arah timur. Si A lagi manasin mesin, si G udah ampir sampe klaten..




Selain itu, si A akan idup dibawah bayang bayang masa lalu si G ( dalam saat yang sama ketinggalan 24 hari bos). Bayangin aja saat si G lagi nonton final piala dunia, si A baru nonton penyisihan grup matchday #2. 


tau orang yang ada di foto diatas ga? siapa hayo? hahaha

Kalo ngga salah hukum ketiganya berbunyi F aksi = -F reaksi , dalam hal ini usaha (belajar) yang ente-ente lakukan akan sebanding dengan hasil yang diperoleh. Artinya gini, ketika ente memberikan gaya berupa belajar dalam ruang dan waktu (cies..), ruang dan waktu akan memberikan gaya balik berupa hasil dari jerih payah ente wekeke   





































LANGSUNG...






To be continued setelah uts misal sempet.... 


Kerja Keras dan Pengorbanan


Image taken from http://alamsyahrachmat.blogspot.com


Masih ingatkah dengan film 300? Ya, film "300" mengajarkan kita betapa pentingnya kerja keras dan pengorbanan. Film ini menceritakan kisah tentang 300 prajurit Yunani melawan 170 ribu prajurit Persia, demi menjaga negeri tercinta, demi melindungi orang-orang yang mereka cintai. Di hari pertempuran mereka berangkat menuju akses jalan satu-satunya ke Yunani demi memblokade musuh yang datang, bertarung siang malam, berjuang.. 

Sampai suatu ketika seseorang dari Yunani (bukan dari 300 prajurit yunani) berkhianat, membocorkan akses rahasia ke Xerxes (Raja Persia saat itu) untuk mengatasi blokade para spartan (prajurit yunani). 

Pada akhirnya Leonidas (Raja Yunani) beserta para Spartan yang tersisa gugur dalam peperangan terakhir. Namun sebelum gugur, sang Raja sempat menyuruh kaptennya untuk pulang ke Yunani guna menyampaikan pesan terakhirnya kepada sang Negeri tercinta. Pesan yang cukup sederhana, "Ingatlah alasan kami gugur".

Ya, kehidupan adalah suatu perjuangan yang tak pernah ada habisnya, sampai kelak menghadap yang Maha Kuasa. Selalu saja ada  masalah dan berbagai cobaan datang memberi warna kehidupan. Kata-kata itulah yang selalu tehar dalam menghadapi masalah yang datang, meski tak jarang saya juga terjerembab jatuh dalam keputusasaan.

Masih ingatkah dengan salahsatu postingan saya yang berjudul "When the 1st daily test taught me how life is.." ?  
Soal ulangan pertama semester 1 silam, soal ulangan harian bahasa Indonesia no.8

Kehidupan manusia ibarat roda yang sedang berputar, kadang-kadang berada di atas, kadang-kadang berada di bawah. Suatu waktu mungkin roda itu meluncur cepat tanpa goncangan sebab melaju di jalan tol. Pada waktu yang lain, roda itu penuh goncangan karena berjalan melalui batu-batu dan lubang-lubang yang dalam. Ada kalanya roda itu harus mendaki tanjakan yang sangat tajam, tetapi ada juga harus meluncur di turunan yang licin.

Ya, lika-liku kehidupan memang sangat sulit ditebak, kita harus selalu siaga dalam menghadapi masalah semacam itu. Suatu problematika hidup yang cukup rumit, mengharuskan mental dan psikis selalu dalam kondisi terbaiknya.

Sebagai seorang pelajar yang masih dalam track masa-masa kelabilan, saya pun seringkali merasa under-pressure pada saat-saat tertentu. Kata orang-orang diluar sana, perjuangan hidup bukan soal hasil akhir semata, ia lebih menekankan pada proses menuju hasil akhir tersebut. 


Image taken from dakwat.org

Kata orang, kehidupan adalah perjalanan takdir yang ditetapkan untuk kelangsungan hidup seorang manusia. Kehidupan harus dijalani dengan sekurangnya satu tujuan hidup, mencapai suatu kebahagiaan. Perjalanan panjang yang dilalui dengan segala problematika kehidupan yang ada. Dari sejak dilahirkan, tumbuh menjadi anak-anak, melalui masa pubertas (mencari jati diri), beranjak dewasa hingga menjadi seseorang yang benar-benar mengerti arti kehidupan itu sendiri.


Hidup adalah sebuah cerita. Ada cerita bahagia, dan ada pula cerita pahit dalam kehidupan yang kita jalani. Dalam hidup tentu tidak selalu merasakan kesenangan, ada saatnya kita dihadapkan pada suatu masalah, dan saat itulah kita diuji. Saat itu kita perlu kerja keras, dan tak jarang butuh pengorbanan.  Jangan memandang masalah dari sisi negatifnya saja, bisa jadi itu jalan yang telah digariskan pada kita untuk bersikap dewasa kan.. belajar untuk  menghadapi kehidupan yang keras dengan adanya tantangan dari suatu masalah.

Yup, kehidupan memang memerlukan kerja keras, pengorbanan, dan untuk menunjang hal tersebut kita mutlak memerlukan kejujuran. Pernah saya mendengar,


"Hiduplah dengan kejujuran. Apabila kamu kalah di awal, kamu akan menang diakhir. Apabila kamu tetap kalah di akhir, insyaAllah.. kamu akan menang di mata Allah SWT. Hidup itu adil."

Kalau kata sahabat-sahabat saya, "NEVER GONNA GIVE UP!" hahahaha


Image taken from my-smartlife.blogspot.com
----------------------------------------------------------------------------------------------------------


I'll never give up fighting till the end
If I fall along the way I'll get up and try again

But never shall I accept the fact of defeat
I've set goals in life and those I must meet
But never will I let negativity hold me down
Those who think positive I keep them around
Never shall I dwell on things in the past
Bad times come but never do they last
I shall never give in to those who are weaker than I
If I give up now why not lay down and die
Never Give Up

That beautiful poem belong to the respecful owner.



Never Gonna Give Up




buahpena Steven P. Lefever


Iseng-iseng posting blog.. bikin tulisan abstrak pake tanggal lahir, coba klik "lihat konten" dibawah ini. Trus pencet CRTL+F masukkin angka 2 ato angka 5 (taken from 25) hahaha
22255522225522555555225522222222552255555522555552 2222
22255552225525522225522552222225522552222552555555 2222
22255255225525555555522255222255222555555552552255 2222
22255225525525522222222225522552222552222222552222 2222
22255222555525522255522222555522222552225552552222 2222
22255222255522555555222222255222222255555522552222 2222
22222222222222222222222222222222222222222222222222 2222
22555555225525522222222552255555522222552225525555 5222
25522225522222552222225522552222552222552225525522 5522
25522222225522255222255222555555552222552225525522 2552
25522555525522225522552222552222222222552225525555 5522
25522225525522222555522222552225552222555555525522 2222
22555555225522222255222222255555522222255555225522 2222

Ada juga puisi lain yang cukup memotivasi. For ex:

Never Give Up
by Mark Howard
I'll never give up fighting till the end
If I fall along the way I'll get up and try again
But never shall I accept the fact of defeat
I've set goals in life and those I must meet
But never will I let negativity hold me down
Those who think positive I keep them around
Never shall I dwell on things in the past
Bad times come but never do they last
I shall never give in to those who are weaker than I
If I give up now why not lay down and die
Never Give Up



Intinya adalah


"NEVER GIVE UP!! even our fate has been decided, we dont know what'll happen next .. in your life, you ARE NOT the READER, you ARE the WRITER!! who write ur own life journey~ lalalalala~" - Ary Hidayat 04/09/12  #engbjd